Rontgen Panggul
Rontgen panggul memperlihatkan tulang panggul dan sendi pinggul. Pemeriksaan ini penting terutama untuk patah pinggul pada lansia.
Kegunaan klinis
Rontgen panggul sering dipakai untuk menilai nyeri pinggul, patah tulang panggul atau leher femur, dan kondisi sendi seperti osteoartritis. Pada anak, pemeriksaan ini juga membantu menilai perkembangan sendi pinggul.
Pada lansia yang terjatuh dan merasa nyeri pinggul, rontgen sering menjadi pemeriksaan pertama untuk memastikan ada tidaknya patah tulang.
Persiapan dan posisi
Pasien diminta melepas benda logam di area pinggang dan panggul. Untuk wanita usia subur, petugas biasanya menanyakan kemungkinan kehamilan sebelum pemeriksaan.
Pelindung khusus dapat digunakan pada area perut atau gonad sesuai prosedur, dengan tetap memperhatikan kualitas gambar.
Hal yang perlu diperhatikan
Dosis rontgen panggul relatif lebih tinggi dibanding rontgen dada, sehingga dokter biasanya memesannya hanya bila benar-benar diperlukan.
Jika patah tulang dicurigai tetapi tidak tampak di rontgen, dokter bisa merekomendasikan MRI karena lebih sensitif untuk patah tulang halus.
Poin penting
- Sering dipakai untuk patah pinggul pada lansia.
- Dosis radiasi dapat dikurangi dengan pelindung sesuai indikasi.
Informasi edukatif, bukan pengganti saran dokter.